Dukungan_faq Banner

Kolom Sepaflash ™

  • Bagaimana dengan kompatibilitas kolom Sepaflash ™ pada sistem kromatografi flash lainnya?

    Untuk SepaflashTMKolom seri standar, konektor yang digunakan adalah luer-lock in dan luer-slip out. Kolom -kolom ini dapat dipasang langsung pada sistem CombiFlash Isco.

    Untuk seri hp Sepaflash, seri ikatan atau kolom seri Iloktm, konektor yang digunakan adalah luer-lock in dan luer-lock out. Kolom -kolom ini juga dapat dipasang pada sistem CombiFlash ISCO melalui adaptor tambahan. Untuk detail adaptor ini, silakan merujuk ke dokumen Santai Adapter Kit untuk 800g, 1600g, kolom 3kg flash.

  • Apa sebenarnya volume kolom untuk kolom flash?

    Volume kolom parameter (CV) sangat berguna untuk menentukan faktor skala-up. Beberapa ahli kimia berpikir volume internal kartrid (atau kolom) tanpa bahan pengemasan di dalamnya adalah volume kolom. Namun, volume kolom kosong bukan CV. CV kolom atau kartrid apa pun adalah volume ruang yang tidak ditempati oleh material yang telah dikemas dalam kolom. Volume ini mencakup volume interstitial (volume ruang di luar partikel yang dikemas) dan porositas internal partikel itu sendiri (volume pori).

  • Dibandingkan dengan kolom silika flash, apa kinerja khusus untuk kolom alumina flash?

    Kolom flash alumina adalah opsi alternatif ketika sampel sensitif dan rentan terhadap degradasi pada gel silika.

  • Bagaimana tekanan belakang saat menggunakan kolom flash?

    Tekanan belakang kolom flash terkait dengan ukuran partikel bahan yang dikemas. Bahan yang dikemas dengan ukuran partikel yang lebih kecil akan menghasilkan tekanan punggung yang lebih tinggi untuk kolom flash. Oleh karena itu laju aliran fase gerak yang digunakan dalam kromatografi flash harus diturunkan sesuai untuk mencegah sistem flash berhenti bekerja.

    Tekanan belakang kolom flash juga sebanding dengan panjang kolom. Badan kolom yang lebih panjang akan menghasilkan tekanan punggung yang lebih tinggi untuk kolom flash. Selain itu, tekanan belakang kolom flash berbanding terbalik dengan ID (diameter internal) dari bodi kolom. Akhirnya, tekanan belakang kolom flash sebanding dengan viskositas fase gerak yang digunakan dalam kromatografi flash.